Pendidikan dan Hobby

Tuesday, 27 September 2016

8 Tahapan/Proses Pengembangan Produk Baru | Word .doc


Produk Baru sangat Penting bagi Pertumbuhan Pasar

Perusahaan yang berorentasi pada produk baru di harapkan dapat tumbuh berkembang.

Proses Pengembangan Produk Baru

Perkembangan produk baru ini bukan merupakan hal yang mudah bagi perusahaan yang menjalankannya. Perusahaan–perusahaan tersebut akan di hadapkan akan berbagai masalah, di satu sisi mereka harus mengembangkan produk baru, namun di sisi lain, perusahaan harus pula menghadapi tantangan yang berat yang akan di hadapi dan akan menghalangi suksesnya perusahaan . agar proses perkembangan produk ini akan berkembang dengan baik, maka ada delapan proses-proses tersebut dapat di susun sebagai berikut :

1) Penciptaan Ide (Idea Generation)

Proses awal dari perkembangan produk baru adalah pencetusan gagasan yaitu pencarian sistematis terhadap ide-ide produk baru. Perusahaan biasanya harus harus banyak mengeluarkan gagasan yang baru dan terbaik. Pencarian untuk gagasan produk baru ini seharusnya di lakukan secara baik dan sistematis, karena bila tidak, meskipun perusahaan mendapatkan banyak gagasan, akan tetapi mungkin saja sebagian besar tidak akan sesuai dengan bidang usaha yang di geluti. Untuk itu, manajemen puncak harus harus bias mengurangi hal ini sedemikian rupa, dengan mendefinisikan secara teliti srtategi pengembangan produk barunya, menegaskan produk dan pasar apa yang akan ditekankan, menegaskan apa yang di inginkan perusahaan dari produk barunya, pangsa pasar, serta hal-hal lainnya.

Pencetusan atau penciptaan gagasan ini dapat di peroleh dari berbagai sumber, merupakan sumber internal, pelanggan, pesaing, distributor, pemasok dan lain-lain.
  • Sumber Internal adalah Gagasan produk dapat bersumber dari dalam perusahaan, baik dari manajemen puncak, karyawan dan sebagainya yang ada dalam lingkungan perusahaan.
  • Pelanggan : gagasan produk dapat berasal dari mengamati dan mendengarkan pelanggan. Kebutuhan dan keinginan pelangan di ketahui melalui survey konsumen.
  • Pesaing : Gagasan produk dapat juga berasal dari menganalisis produk pesaing. Perusahaan dapat menganalisi iklan para pesaing dan bentuk komunikasi lain untuk memperoleh rahasia produk baru mereka. Perusaan dapat pula membeli produk pesaing dan membongkarnya bagai mana produk itu bekerja.
  • Distributor : Distributor harus dekat dengan pasar dan banyak menyerap informasi tentang, masalah-masalah konsumen dan membantu kemungkinan di kembangkannya produk baru. Distribotor dapat memberitahukan perusahaan tentang konsep, teknik dan bahan–bahan baru yang di gunakan untuk mengembangkan produk baru.

2) Penyaringan Ide/Gagasan 

Setelah mencetuskan atau menciptakan sejumlah besar gagasan atau ide, maka tahap selanjutnya adalah menyaring sejumlah gagasan yang baik dan menyishkan gagasan tersebut untuk kemudian di sesuaikan dengan sumber daya perusahaan.

3) Pengembangan dan Pengujian Konsep 

Gagasan yang telah lolos dari penyaringan menjadi satu konsep produk yang akan di kembangkan dan di lakukan pengujiannya.

Pengembangan konsep- tugas pemasar adalah mengembangkan gagasan ini menjadi alternative konsep produk, mengetahui sejauh mana setiap konsep menarik perhatian konsumen dan memilih konsep terbaik.

Pengembangan dan pengujian konsep ini harus di rancang sedemikian rupa sehingga dapat di ketahui reaksi dari para pelangan terhadap setiap jenis produk baru tersebut.

4) Pengembangan Strategi Pemasaran

Setelah melalui proses pengujian dan pengembangan konsep, maka langkah selanjutnya adalah mengembangkan rencana pemasaran untuk memperkenalkan produk baru tersebut ke pasar. Strategi pemasaran ini akan mengalami berbagai perbaikan dan penyempurnaan dalam proses selanjutnya.

5) Analisa Bisnis

Setelah mengembangkan konsep produk dan strategi pemasaran, manajemen dapat mengevaluasi suatu daya tarik dari usulan bisnis. Manajemen juga memerlukan proyeksi penjualan, biaya yang di perlukan, serta yang akan di capai, yang mana semuanya itu harus sesuai dengan tujuan perusahaan.

Selanjutkan, menurut (William j. Stanton,1996) analisis bisnis ini terdiri atas empat langkah, yaitu :
  • Mengidentifikasikan ciri-ciri produk.
  • Memperkirakan permintaan pasar dan persaingan serta kemungkinan produk untuk menghasilkan laba.
  • Menyusun suatu program untuk mengembangkan produk
  • Menetapkan tanggun jawab untuk penelitian lebih lanjut mengenai kemungkinan pelaksanaan produksi.

6) Pengembangan Produk

Pada proses selanjutnya, konsep produk yang telah di analisis kemungkinan-kemungkinannya secara teoritis dan ternyata dapat di terima, maka konsep tersebut di kembangkan menjadi produk secara fisik oleh departemen Litbang.

Dalam hal ini, ada tiga langkah yang perlu di lakukan, yaitu :

1. Pembuatan Model dengan 3 persyaratan
  • Harus di pandang oleh konsumen sebagai suatu perwujudan atribut-atribut pokok, seperti produk sebelumnya.
  • Harus dapat bekerja dengan aman dalam keadaan dan penggunaan yang normal.
  • Bisa di laksanakan oleh pabrik sesuai dengan amggaran yang tersedia.

2. Pengujian Fungsional, yaitu pengujian untuk mengetahui apakah produk tersebut benar-benar berfungsi dengan baik dan aman baik dan aman bagi konsumen.

3. Pengujian Konsumen, yaitu mencoba konsumen untuk menilai, bagaimana tanggapan konsumen.

7) Pengujian Pasar

Setelah melewati tiga tahap dalam proses pengembangan produk, maka langkah selanjutnya adalah pengujian pasar. Pengujian pasar ini merupakan proses di mana produk dan program pemasaran masuk ke dalam kondisi yang lebih nyata.

Pengujian pasar ini memungkinkan pemasar memperoleh pengalaman dengan pemasaran produk. Tujuan dasar dari pengujian pasar adalah menguji produk itu sendiri, di dalam situasi yang sebenarnya. Hasil-hasil pengujian pasar dapat si pakai untuk membuat perakitan penjualan dan laba yang lebih baik.

Pengujian pasar mempunyai beberapa manfaat, yaitu :
  • Untuk membuat peramalan penjualan masa dating yang lebih di percaya. 
  • Pengujian awal terhadap berbagai alternative rencana pemasaran. 
  • Perusahaan akan menentukan sumber kegagalan produk yang luput dari perhatian pada tahap pembuatan produk. 

8) Komersialisasi

Ujian pasar menjajikan informasi yang memadai untuk memutuskan apakah jadi atau tidak meluncurkan produk baru. Bila perusahaan melanjutkan dengan komersialisasi, maka akan membutuhkan biaya yang sangat besar. Adapun keputusan–keputusan yang perlu di pertimbangkan secara matang dalam menentukan tahap komersialisasi meliputi kapan memperhatikannya, kemana saja wilayah pemasarannya, kepada siapa, dan bagaimana caranya. 

-------

Sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan tindakan yang diambil oleh sebuah bisnis untuk mendukung penjualan dan layanan staf dalam mempertimbangkan kebutuhan dan kepuasan prioritas utama mereka klien. strategi bisnis yang mencerminkan pendekatan yang berpusat pada pelanggan mungkin mencakup: mengembangkan produk yang berkualitas menghargai oleh pelanggan, dan menanggapi segera dan hormat untuk keluhan pelanggan dan permintaan produk.
  • Pelanggan berpusat Pengembangan Produk Baru. Fokus pada:
  • Menemukan cara-cara baru untuk memecahkan masalah pelanggan.
  • Buat lebih memuaskan pelanggan pengalaman

Perusahaan sering mengandalkan teknologi, tetapi keberhasilan yang sebenarnya berasal dari memahami kebutuhan pelanggan dan nilai-nilai. Perusahaan yang paling sukses adalah orang-orang yang :
  • Dibedakan dari orang lain
  • Masalah pelanggan utama Dipecahkan
  • Ditawarkan proposisi nilai pelanggan yang menarik
  • Pelanggan Terlibat langsung

Tim berdasarkan Pengembangan Produk Baru

Pendekatan : Untuk layak produk baru di mana departemen berbagai perusahaan bekerja sama tumpang tindih langkah-langkah dalam proses pengembangan produk untuk:
  • Menghemat waktu
  • Efektivitas 
  • Meningkatkan departemen Perusahaan bekerja sama dalam tim lintas fungsional tumpang tindih langkah-langkah dalam proses pengembangan produk (untuk menghemat waktu dan meningkatkan efektivitas).
  • Mereka departemen adalah: hukum, pemasaran, keuangan, desain dan manufaktur, pemasok dan perusahaan pelanggan. Jika ada masalah, semua perusahaan dapat bekerja.

Sistematis Pengembangan Produk Baru

Proses Pembangunan harus holistik (alternatif) dan sistematis untuk tidak ide yang baik mati. Proses ini diinstal pada Sistem Manajemen Inovasi yang mengumpulkan, review, mengevaluasi ide-ide produk baru dan mengelola perusahaan menunjuk kepada orang senior untuk menjadi Inovasi manajer yang mendorong semua perusahaan karyawan, pemasok, distributor dan dealer untuk terlibat dalam menemukan dan mengembangkan produk baru. Lalu, ada Cross-Fungsional Komite Manajemen Inovasi yang :
  • Mengevaluasi produk ide-ide baru
  • Bantuan membawa ide-ide yang baik
  • Singkatnya, keberhasilan Baru-Produk membutuhkan:
  • Cara-cara baru untuk menciptakan pengalaman pelanggan dihargai, dari menghasilkan dan penyaringan ide-ide produk baru untuk membuat dan menggelar produk ingin-memuaskan.


Download Wordnya DISINI


Share:

4 komentar

terima kasih gan informasinya... :)

sumber referensinya dong gan cantumin

BILA ANDA MEMASUKKAN LINK HIDUP, MAKA AKAN OTOMATIS TERDELETE..

Follow Admin

Blog Archive

Followers